Senin, 24 Oktober 2011

Bibit Jabon Bogor

          Kayu merupakan salah satu komiditi yang sangat potensial untuk dikembangkan. Kayu selain untuk bahan baku berbagai produk seperti bahan bangunan, mebeuler, packing, papan penyekat, kontruksi sampai bahan baku industri kertas, kayu juga potensial sebagai salah satu alternatif investasi.
          Besarnya kebutuhan kayu untuk industri di Indonesia yang mencapai lebih dari 40juta m3/tahun (Majalah Trubus 2011), sementara produksi kayu hutan alam semakin menurun setiap tahunnya hal inilah yang memberikan  peluang untuk memasok kayu industri  yang dikelola rakyat atau hasil budidaya. Tak heran bila tren harga kayu dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang hingga saat ini mencapai Rp.1,2juta/m3.
          Satu dari sekian jenis kayu yang saat ini sedang banyak dibudidayakan adalah Jabon (Anthocephalus cadamba). Jabon adalah pohon yang mirip dengan pohon jati dengan kemampuan tumbuh yang sangat cepat dengan masa panen hanya 3-5 tahun. Kayu Jabon bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku industri seperti pulp, plywood, kertas maupun kebutuhan bangunan.
          Keunggulan kayu Jabon dibandingkan dengan jenis kayu lain adalah memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dan dapat tumbuh dengan baik di berbagai kondisi lahan dan tanah, serta tidak memerlukan perawatan yang susah.